“ MARKETING IN TWENTY FIRST CENTURY ”
&
“ BUILDING CuSToMERS SATISFACTION ”
“MARKETING IN TWENTY FIRST CENTURY”
(Pemasaran Abad 21)
Pemasaran adalah ujung tombak keberhasilan suatu bisnis, artinya aspek pemasaran merupakan salah satu faktor penting yang menjamin kelangsungan hidup suatu perusahaan. Dalam menentukan strategi pemasaran, khususnya dalam rangka pengambilan keputusan tentang pemasaran diperlukan informasi tentang pemasaran.
Dalam era tehnologi modern ini mutu suatu produk sangat mempengaruhi volume penjualan. Oleh karena itu, menyaring informasi konsumen yang berkaitan dengan mutu dan perkembangan mutu yang akan disenangi konsumen, perlu mendapat perhatian.
Kegiatan pemasaran yang lebih dikenal dengan istilah marketing, mempunyai pengertian semua bentuk kegiatan yang dilakukan untuk menunjang pengiriman barang-barang (jasa-jasa) dari produsen ke konsumdn secara efektif dan efisien dengan mutu baik (suatu keseluruhan sistem yang meliputi kegiatan-kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, memperpromosikan dan mendistribsikan barang (jasa) untuk memuaskan kebutuhan para konsumen).
Kegiatan pemasaran yang lebih dikenal dengan istilah marketing, mempunyai pengertian semua bentuk kegiatan yang dilakukan untuk menunjang pengiriman barang-barang (jasa-jasa) dari produsen ke konsumdn secara efektif dan efisien dengan mutu baik (suatu keseluruhan sistem yang meliputi kegiatan-kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, memperpromosikan dan mendistribsikan barang (jasa) untuk memuaskan kebutuhan para konsumen).
Proses kegiatan marketing/ pemasaran seyogyanya dimulai sejak barang (jasa) belum diproduksi, artinya tidak dimulai pada saat produksi selesai, juga tidak berakhir saat penjualan. Semua kegiatanyang akan dilakukan dalam bidang pemasaran harus dirancangsejak dini dan ditujukan untuk menentukan produk apa, berapa luas pasarannya, berapa harganya dan bagaimana promosinya.
A. STRATEGI PEMASARAN
Kegiatan memasarkan suatu produk dipengaruhi oleh interaksi dari keempat hal, yaitu Produk (product), harga (price), promosi (promotion) dan tempat (place) atau lebih dikenal dengan Marketing Mix. Produk berupa barang/ jasa yng dipasarkan merupakan unsur pokok yang mempengaruhi strategi penjualan. Tanpa barang dan jasa yang akan dijual, maka tidak akan terjadi strategi pemasaran. Barang dan jasa yang mempunyai Keunggulan tehnis tertentu yang dianggap superior dibandingkan dengan barang lainnya, akan lebih mudah dalam menentukan strategi marketingnya.
Ditinjau dari aspek pemasarannya, barang dan jasa dapat digolongkan menurut berbagai kriteria, diantaranya didasarkan atas kebiasaan (attitude) konsumen dalam melakukan transaksi pembelian.
a. Convenience goods, yakni barang konsumsi yang biasanya dibeli oleh konsumen tanpa banyak pertimbangan.
b. Shopping Goods, adalah barang yang dibeli konsumen, dimana untuk itu diperlukan pertimbangan-pertimbangan seperti, kualitas, harga, model dan lain-lain.
c. Specialgoods, adalah barang konsumsi yang mempunyai sifat khas dalam cara pembeliannya, misalnya barang antik seperti keramik, lukisan, ukiran dan sebagainya.
Berdasarkan sifat dan tingkat konsumsinya, dibedakan menjadi 3 (tiga) hal, diantaranya:
a. Barang tahan lama (durable goods), yaitu barang-barang yang secara normal dapat dipakai untuk jangka waktu yang relatif lama, contoh seperti kemeja, kursi, mobil mesin tik dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar